<body>
17
Jumat, 21 Februari 2014 @18.58



Bupati: Tak Ada Pungutan Dana BOS di Mesuji


REPUBLIKA.CO.ID, MESUJI, LAMPUNG -- Bupati Mesuji Khamamik menegaskan bahwa penyaluran dana bantuan operasional sekolah di daerah itu tidak diperbolehkan ada pungutan. "Jika terbukti melakukan pungutan, maka pelakunya akan diperiksa inspektorat dan aparat penegak hukum," kata dia, di Mesuji, Selasa (6/11).
Ia juga meminta, kepala sekolah dalam menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) itu tetap berpedoman pada Permendikbud 51/2011 tentang Penggunaan Dana BOS dan Laporan Keuangan BOS 2012. Sesuai dengan aturan, pihak sekolah memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan penggunaan dana BOS.
Menurut Bupati, pungutan sekecil apa pun tidak diperkenankan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan pada Sekolah Dasar Dan Sekolah Menengah Pertama.
Khamamik menegaskan, SD dan SMP negeri (non-RSBI) dilarang melakukan pungutan apa pun kepada peserta didik, orang tua dan walinya, sedang pungutan yang dilakukan oleh sekolah SBI/RSBI harus memperoleh persetujuan pejabat yang berwenang dan mengikuti prosedur yang diatur dalam Permendikbud.
Dia mengingatkan, esensi tujuan dikucurkan dana BOS adalah untuk menghilangkan pungutan. Karena itu, ujar dia, apabila ada sekolah di Kabupaten Mesuji yang mengalami kekurangan dana agar mengkonsultasikannya ke dinas pendidikan setempat untuk dicarikan solusinya.
"Saya tidak ingin mendengar ada pungutan kepada siswa dengan alasan apa pun, dan kalau ada sekolah yang mengalami kekurangan dana agar mengkonsultasikannya ke dinas pendidikan," ujar dia pula.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Hafzi menjelaskan, mekanisme penyaluran dana BOS tahun 2012 mengalami perubahan. Dana BOS, kata dia lagi, akan ditransfer Kementerian Keuangan dari kas umum negara ke kas umum daerah milik provinsi.
Dana BOS dari provinsi itu kemudian diberikan ke sekolah melalui sistem hibah. Sebelum menerima dana BOS, sekolah negeri dan swasta harus menandatangani perjanjian hibah dengan pemerintah provinsi, ujar dia pula.
Sedangkan sebelumnya, lanjut dia, dana BOS dari Kemendikbud langsung ke sekolah-sekolah. Sekarang penyaluran langsung dari bendahara negara dikirim ke kabupaten/kota melalui APBD.
Selanjutnya, dana itu disalurkan ke sekolah-sekolah penerima setiap tiga bulan, setelah menerima data jumlah sekolah dan siswa.
"Tujuan pola yang baru ini, untuk memberi kewenangan lebih kepada sekolah penerima yang selama ini cenderung hanya sebagai perpanjangan tangan tanpa ada kewenangan. Alasan lainnya, untuk menutup celah timbulnya korupsi," kata dia lagi.
Dia juga akan menindaklanjuti perintah bupati tersebut, dan akan mengawasi penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah agar dalam penggunaannya tidak terjadi penyimpangan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Besaran bantuan dana BOS di Kabupaten Mesuji untuk siswa SD adalah sebesar Rp 580.000, dan untuk siswa SMP sebesar Rp 710 ribu per siswa per tahunnya.
Jumlah pelajar penerima dana BOS untuk SD sebanyak 24.076 siswa, dan untuk SMP sebanyak 5.391 siswa. Jumlah keseluruhan siswa penerima dana BOS di Kabupaten Mesuji sebanyak 29.467 siswa.

Sumber: Republika.co.id

Label:



16
@18.53



Pengamat: Bahasa Inggris Jadi Muatan Lokal Saja


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pengamat Pendidikan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Titik Handayani mengatakan pelajaran Bahasa Inggris untuk Sekolah Dasar harus dimasukkan sebagai muatan lokal (Mulok) sehingga sekolah dapat mengaturnya.
"Penentuan pelajaran bahasa kedua untuk SD (setelah Bahasa Indonesia) bisa diserahkan ke sekolah masing-masing yang dimasukkan ke dalam muatan lokal untuk untuk menghadapi turis dan globalisasi," kata Titik Handayani saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Menurut dia, di beberapa negara ada bahasa kedua di hampir semua sekolah, biasanya tiap sekolah menawarkan paling tidak satu bahasa asing. Sebagai contoh, di Canberra ada 14 sekolah yang menawarkan bahasa Indonesia.

"Saya dengar dari beberapa kawan di Australia, anak-anak di foundation year diberikan pelajaran bahasa ke-dua, misalnya Mandarin, Bahasa Italia, atau Bahasa Indonesia," ujar dia.

Karena itu, kata dia, diperlukan adanya otonomi sekolah yang menekankan perlunya bantuan kepada sekolah yang lemah (untuk menjamin pemerataan), memberikan kebebasan dan regulasi demi memberikan iklim persaingan yang sehat.

"Dan juga melindungi masyarakat, serta lebih mendorong sekolah untuk menjamin peningkatan mutu dan juga relevansinya dengan pengembangan ekonomi daerah," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FSGI Retno Retno mengatakan mengatakan mata pelajaran bahasa Inggris harus tetap ada tapi menyesuaikan materi pelajaran untuk SD dengan tingkatan usia anak.

"Siswa SD belum perlu belajar tata bahasa. Pengajaran bahasa Inggris harus menyenangkan dan menarik, seperti mengenalkan anggota tubuh dan benda-benda yang dekat anak-anak," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, mengatakan pelajaran Bahasa Inggris tidak wajib untuk siswa Sekolah Dasar (SD).
"Jadi bukan dihapus, karena di SD memang tidak ada pelajaran Bahasa Inggris," kata Musliar di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, pelajaran Bahasa Inggris baru akan dimulai pada sekolah menengah pertama (SMP).

Sumber: Republika.co.id

Label:



15
@18.51



Wah, Mendikbud Sidak Tinjau Kebersihan Sekolah


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh sidak sekolah dasar (SD) sesaat setelah menghadiri upacara penutupan kegiatan Karya Bhakti Bedah Sekolah. "Tingkatkan kebersihan, sarang laba-laba dibersihkan, ini sederhana tapi penting," pesan M. Nuh kepada Kepala Sekolah SDN Pasilian II, Sayim Suryana, di Tangerang, Banten, Senin (22/10).

Menurut dia, menjaga kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk guru dan siswa, tidak hanya petugas kebersihan. "Anak-anak perlu diajari kebersihan, termasuk guru juga, itu bagian dari pendidikan karakter," katanya.

Selain SDN Pasilian II, rombongan menteri juga meninjau renovasi yang sedang berlangsung di beberapa ruang kelas SDN Pasilian I. Kepala Sekolah SDN Pasilian I Encih Mintarsih mengatakan ada tiga ruang kelas ditambah satu ruang guru yang saat ini masih direnovasi.

Renovasi yang menelan biaya Rp 191 juta itu dilakukan sejak 20 September 2012 hingga 20 Desember 2012. Mendikbud pun menyempatkan diri melihat kegiatan belajar mengajar di beberapa ruang kelas. "Bagaimana, senang tidak sekolah?" kata M. Nuh pada para siswa yang kemudian dijawab dengan keriuhan. "Senang, Pak," kata para siswa.

Mendikbud juga mengingatkan para siswa agar selalu bersemangat belajar. Sebelumnya Mendikbud menghadiri upacara penutupan kegiatan bedah sekolah di Mts Nurul Hidayah, Tangerang, Banten.

Kegiatan bedah sekolah yang merupakan kerjasama Kemdikbud, TNI dan Bank Rakyat Indonesia itu telah berhasil memperbaiki 17 sekolah di seluruh kawasan Jabodetabek. Sementara itu dana yang dianggarkan untuk program tersebut sebesar Rp4,5 miliar yang berasal dari dana bina lingkungan untuk bidang pendidikan Bank BRI.


Sumber: Republika.co.id

Label:



14
@18.51



Bahasa Inggris Dihapus, Lembaga Pendidikan Senang, Kok Bisa?


REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana meniadakan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk kurikulum Sekolah Dasar (SD). Rencana itu  disambut baik oleh para pengelola dan staf di tempat kursus Bahasa Inggris, meski mereka mengatakan langkah itu tidaklah tepat.

Salah satunya adalah Lembaga Pendidikan Indonesia Amerika (LPIA) di Jalan Margonda, Depok. Menurut kordinator Bahasa Inggris LPIA, Putu Widiasastra, penghapusan pelajaran Bahasa Inggris memang tidak tepat karena anak-anak perlu mempelajari bahasa dunia ini sejak dini. Selain itu, Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan bagi siswa, bahkan untuk siswa sekolah dasar.

"Sebagai pengajar, penghapusan Bahasa Inggris untuk siswa SD itu disayangkan," ungkapnya.

Meskipun begitu, ia juga mengaku menyambut dengan baik apabila wacana tersebut memang dilaksanakan. Pasalnya, jika wacana tersebut memang dilaksanakan, maka akan mempengaruhi jumlah siswa yang mendaftar di lembaga tersebut yang dinilai akan semakin meningkat.

Sastra mengakui, dihapusnya mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar akan berdampak pada banyaknya siswa yang akan belajar di lembaga pendidikan Bahasa Inggris. Menuru dia itu dikarenakan orang tua siswa sudah menyadari pentingnya pembelajaran Bahasa Inggris sejak dini.

"Kalau sebagai pengajar di lembaga, saya menyambut dengan baik karena siswa yang mendaftar kemungkinan lebih banyak meskipun jumlahnya tidak akan drastis," kata Sastra.

Ia menambahkan pentingnya Bahasa Inggris bagi siswa untuk dipelajari karena pelajaran ini merupakan bahasa internasional. "Jika ingin maju, Bahasa Inggris penting untuk dipelajari," tambahnya.

Sementara itu, Ryan, siswa kelas lima sekolah dasar, mengaku meskipun ia sudah mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris di sekolahnya, ia juga masih mengikuti kursus privat Bahasa Inggris. "Saya juga belajar les bahasa Inggris di rumah, disuruh mama," katanya.

Sumber: Republika.co.id

Label:



5
Senin, 03 Februari 2014 @20.40



The last one is about the lesson that we probably all know (by we, i mean indonesian people).


This one takes quite a long time since i need to search the material on my textbook and search it on google to modified it up.

But it's short, so it's easy. Teehee.



Faktor-Faktor Terjadinya Perang Dunia II



Perang dunia ke II ini dimulai pada saat pendudukan Jerman di Polandia pada tanggal 1 September 1939 dan berakhir pada tanggal 15 Agustus 1945 pada saat Jepang menyerah kepada tentara Amerika Serikat .

1. FAKTOR UMUM PERANG DUNIA II
a) Munculnya Negara- Negara Fasis.
Fasisme merupakan suatu paham yang mengutamakan kepentingan Negara di atas segala-galanya.politik ini berkemabang :
1) Fasis Italia
Fasis italia di pimpin oleh Benito Musolini.
Pada tahun 1919 Musolini mendirikan partai politik yang bernama Fascio di Combattimento di Kota Milan. Musolini ingin menjadikan italia pewaris Kejayaan Romawi.

2) Fasis Jerman
Fasis jerman di pimpin oleh Adolf Hitler
Ia mendirikan partai National Sozialistische Deuitsche Arbeiter Partei(NSDAP) yang lebih dikenal dengan nama NAZI pada tahun 1921. Ia pun membentuk tentara pribadi yang dinamakan Schutz Stafflen atau pasukan penjaga.

3) Fasis Jepang
Fasis Jepang yang dipimpin oleh kaisar Hirohito, jepang mulai tampil sebagai Negara industri yang maju.

b) Timbulnya pertentangan ideology tentang Negara.
Pertentangan ini antara paham liberalisme dan komunisme . liberalisme adalah paham yang melindungi hak dan kebebasan warga Negara yang mulai berkembang di Inggris,Perancis dan Amerika serikat. Komunisme dianut oleh Uni Soviet.

c) Perlombaan persenjataan antara Negara.
Setiap Negara berusaha mengembangkan persenjataan modern dengan alasan untuk pertahanan negaranya.

d) LBB Gagal mewujudkan tugas perdamaian dunia.
LBB(Liga Bangsa-Bangsa) dinilai tidak mampu mencegah dan memberi sanksi terhadap Negara Negara yang melakukan ekspansi kenegara lain.

e) Munculnya semangat balas dendam
Perjanjian Varsailess membebani Jerman dengan berbagai kewajiban yang tidak mungkin dilaksanakan. Hal itu menyebabkan timbulya rasa dendam dari kalangan bangsa Jerman, terutama ditujukan kepada inggris dan perancis.

f) Persekutuan mencari kawan.
Negara-negara yang memiliki paham yang sama berusaha menjalin persekutuan atau aliansi, maka Negara –negara mencari kawan sehingga muncullah 2 blok besar.

g) Terjadinya penyerbuan penyerbuan .
Penyerangan itu antara lain sebagai berikut:
a) Jepang menyerbu Cina pada tahun 1937
b) Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 september 1939
c) Jepang menyerbu secara mendadak pangkalan armada AS di Pearl Harbour pada 7 september 1941
d) Adanya serangan-serangan dan penyataan perang lainnya sehinnga perang menjadi semakin luas sampai akhirnya disebut perang Dunia II.

h) Timbulnya imperalisme baru
Beberapa Negara yang telah berhasil mengatasi krisis politik dan ekonominya. Negara itu adalah jepang, italia, dan jerman.

2. Faktor khusus Perang Dunia II

1) Serbuan jerman ke Polandia pada 1 September 1939 merupakan penyebab terjadinya Perang Dunia II di Eropa. Serangan tersebut dilakukan dengan dalih mengembalikan kota Danzing di Polandia yang sebagian besar penduduknya berbangsa Jepang.

2) Serbuan Jepang atas pangkalan armada laut Amerika Serikat di Pearl Harbour pada tanggal 7 September 1941 menyebabkan pecahnya perang dunia II Asia-Pasifik. Serangan ini dilakukan sesuai dengan rencana Jepang untuk memperoleh kemenagan dan kekuasaan di Asia Timur Raya.



ILL NEVER GONNA GET IT DONE.

Anyway, ini cuma bits dari pelajaran SMP yang kuingat banget. WW II memang gila deh, kekerasan dibalas kekerasan dan akhirnya dunia jadi kacau. Orang-orang besar juga mati sia-sia tanpa mengukir sesuatu yang berguna bagi dunia. Tanpa disadari, mereka tidak berpikir luas bahwa segalanya bukan usaha yang baik. Dan sifat egois mereka keluar sampai semua perundingan harus mereka selesaikan dengan buruk. 

Label:



+ Follow
Life doesn't begin until
you're afraid it will end.
Previous //